Sebagai blog pribadi tempat berbagi hal-hal tentang Dunia IT, IoT, Islam, Internet Marketing dan segala bentuk kebaikan untuk ditularkan

Latest Post

Foto: dok. detikFoodFoto: dok. detikFood

Futiha.com Jakarta - Jajanan satu ini sanggup bikin Anda ketagihan. Sate kikil dan kulit ayam plus usus. Di penggilingan, Jakarta Timur, ada kedai yang diminati banyak orang.

Penyuka sate kikil dan kulit ayam niscaya punya kedai langganan sendiri di sekitar rumah. Namun bila sedang berada di daerah penggilingan, Jakarta Timur, sebaiknya Anda coba jajanan pinggir jalan yang enak ini. Lokasinya berada di belakang lapangan SDN 05/06 Penggilingan.

Murah Meriah! Racikan Sate Kikil dan Kulit Ayam Pak Salim yang Khas IndramayuFoto: dok. detikFood
Banyak kedai yang menjual bermacam-macam masakan di sini. Namun kedai sate kikil dan kulit ayam yang usianya lebih dari 20 tahun hanya kedai milik suami istri berjulukan Salim dan Ana.

Bumbu sate sampai kuah sambalnya yang enak ini diakui Ana resep khas Indramayu. Suaminya sendiri yang menciptakan resep tersebut. Kikilnya lembut dan kulit ayam campur ususnya juga tidak amis. Paduan bumbu kecap dan sambalnya yang gurih dan pedas cocok dimakan sore hari apalagi ketika sedang hujan.

Murah Meriah! Racikan Sate Kikil dan Kulit Ayam Pak Salim yang Khas IndramayuFoto: dok. detikFood
Anda hanya perlu mengeluarkan uang tiga ribu rupiah untuk menerima tiga tusuk sate dan satu buah lontong. Harga satenya, Rp 2.000 rupiah per tiga tusuk. Sedangkan satu buah lontong harganya Rp 1.000.

Harganya yang murah serta tempat yang strategis menciptakan kedai sate ini disukai banyak kalangan. Dari mulai anak sekolah sampai orang kantoran. Perharinya, kedai ini sanggup menjual lebih dari seribu tusuk sate.

"Perhari kita beli usus campur kulit ayam 20 kilogram. Kalau kikil 5 kilogram," ujar Ana.

Jika ingin membeli sate di sini, sebaiknya Anda tiba jam 5 sore. Karena semakin malam, semakin ramai pembeli. Selamat mencoba!

Foto: Lusiana Mustinda/dok. detikFoodFoto: Lusiana Mustinda/dok. detikFood

Futiha.com Jakarta - Siang ini Anda dapat bersantai di bar kopi kekinian yang nyaman. Ada nasi ayam mozzaru, donat gula, kudapan anggun klepon sampai es kopi susu yang enak.

Berada di daerah Bintaro, bar kopi ini punya menu nasi yang yummy dan juga aneka camilan. Tempatnya sangat nyaman, dengan interior berwarna putih plus jajaran sofa serta hiasan kekinian. Secara umum, bar ini terlihat minimalis tetapi dengan gaya tetap modern. Rumah yang disulap jadi bar ini memang sangat homey. Dan cocok untuk tempat bersantai atau berkumpul dengan teman.

Omnikopi: Di Sini Ada Nasi Ayam Mozzaru dan Donat Lapis Gula yang LegitFoto: Lusiana Mustinda/dok. detikFood

Baca juga: PGP Cafe: Bersantai Minum Kopi Sambil Mencicip Fish and Chips di Kafe Cozy

Suka ngopi? Anda dapat mampir ke sini. Salah satu yang dapat Anda coba ialah Es Kopi Susu Omni (Rp 17.000) dan Latte (Rp 25.000). Siang hari, es kopi susu dapat jadi pilihan. Dibuat dengan kopi house blend, rasa kopinya memang tak terlalu pahit dengan paduan rasa anggun dan creamy susu yang enak.

Namun, jikalau Anda tak ingin kopi manis, dapat mencicip latte yang dibentuk dari kopi single origin kopi lokal. Tidak terjejak rasa pahit atau asam yang kuat. Namun semuanya berkolaborasi seimbang dengan paduan susu yang creamy gurih.

Omnikopi: Di Sini Ada Nasi Ayam Mozzaru dan Donat Lapis Gula yang LegitFoto: Lusiana Mustinda/dok. detikFood

Nasi dengan balutan keju mozarella yang berjulukan Nasi Ayam Mozzaru (Rp 35.000) dapat jadi pilihan siang ini. Nasi yang dicampur dengan butter aromanya gurih sedap. Ada belahan jamur dan daging ayam yang empuk gurih kemudian dilapisi saus putih dan keju mozarella. Bagi pecinta pedas, jangan lupa taburkan bubuk cabai. Nikmati hangat-hangat, semoga kejunya masih tetap leleh sempurna. Mantap!

Tak mau makan siang dengan nasi, ada pilihan kudapan yang wajib Anda coba. Donat Gula Halus (Rp 15.000) dan Kue Klepon Omni (Rp 30.000). Jajanan tradisional bergaya modern ini tak kalah memikat.

Donatnya berisi tiga buah donat ukuran kecil. Warnanya cokelat muda dengan tekstur yang sangat empuk. Adonan donatnya tak terlalu manis, namun rasa manisnya berasal dari taburan gula halus yang dicampur kayumanis bubuk. Makin yummy dicocol dengan susu kental manis.

Omnikopi: Di Sini Ada Nasi Ayam Mozzaru dan Donat Lapis Gula yang LegitFoto: Lusiana Mustinda/dok. detikFood

Baca juga: Routine Coffee & Eatery: Nikmatnya Cappuccino dengan Avocado on Toast yang Renyah Lembut

Masih belum puas, ada juga kudapan anggun klepon yang disajikan agak berbeda. Disebut sebagai klepon a la Omni, kudapan anggun kleponnya menyerupai mirip tekstur kudapan anggun bolu namun lebih lembut. Dengan isian gula merah leleh yang sudah dicampur dengan santan berwarna cokelat muda. Dibuat dengan cara dipanggang sehingga bab luarnya terlihat kecokelatan.

Omnikopi: Di Sini Ada Nasi Ayam Mozzaru dan Donat Lapis Gula yang LegitFoto: Lusiana Mustinda/dok. detikFood

Disajikan hangat-hangat dan diberi taburan parutan kelapa bakar. Rasanya anggun gurih beraroma pandan dan dilengkapi dengan es krim durian. Hmm, cocok juga ternyata. Apalagi ditambah dengan seruputan kopi latte hangat yang enak. Sluurp!

Omnikopi
Jl. Bintaro Tengah, Blok U5 No. 25
Ciputat Timur, Tangerang Selatan
Telp: (021) 73883636

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Ramai di media sosial, lagu Jaran Goyang yang liriknya diubah jadi 100 jenis snack jadul jadi viral. Said Jola beri alasan mengapa ia menciptakan lagu ini!

Bagi Anda anak 90-an atau pecinta jajanan niscaya tahu dengan isi lirik lagu ini. Sebut saja, permen polo, anak mame, choyo-choyo, telur cicak, permen rokok, tic tac, hingga jajanan modern menyerupai hello panda, sponge hingga oreo.

Setelah diunggah beberapa hari yang kemudian dalam akun Instagram dan YouTube Said Jola, cover lagu ini pun semakin populer. Bahkan banyak juga komentar netizen yang beragam, mulai dari terhibur dengan lagunya hingga mengingat momen jajanan masa kecil.

Baca juga: Lagu Jaran Goyang Dibuat Makara Versi 100 Macam Merek Snack, Bikin Ngakak!

Ternyata Ini Alasan Said Jola Ubah Lirik Lagu Jaran Goyang Makara 100 Jenis CamilanFoto: Istimewa

Dihubungi detikFood pada (24/01), Said Jola mengaku sangat menyukai lagu Jaran Goyang yang dipopulerkan oleh Nella Kharisma. "Awalnya saya memang suka dengan lagu Jaran Goyang ini, suka sebab musiknya asik. Tapi sebab nggak ngerti arti liriknya, makanya saya coba cover dengan yang ada di pikiran saya," ujar Said Jola asal Banjarmasin.

Menurut Jola, dirinya mendapat ilham dari banyaknya kios-kios yang berjualan makanan ringan di depan rumahnya. "Nah dalam pikiran saya, kenapa nggak coba buat versi makanan ringan," terang YouTuber ini.

Lalu, bagaimana mengumpulkan 100 jenis kudapan Indonesia dari zaman dulu hingga sekarang? "Sekitar 1 hari saya mengumpulkan nama-nama makanan ringan, dari yang dulu hingga yang sekarang. Sambil ke warung-warung lihat-lihat jualan orang. Dan akibatnya terciptalah sebuah syair lagu Jaran Goyang versi makanan ringan," jelasnya.

Ternyata Ini Alasan Said Jola Ubah Lirik Lagu Jaran Goyang Makara 100 Jenis CamilanFoto: Istimewa

Memiliki followers Instagram sekitar 46.000-an, dirinya memang bekerja di dunia hiburan khususnya di Kalimantan. "Jadi sering mengisi program hiburan yang saya lakoni yakni kesenian MADIHIN dan sering juga diundang melawak, nyanyi dan MC. Namun yang paling sering Madihin yaitu kesenian tempat Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Penasaran dengan lagu Jaran Goyang versi Said Jola? Langsung saja lihat di bawah ini.

[Gambas:Video 20detik]

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Said Jola, sosok dibalik lagu Jaran Goyang yang dicover versi 100 macam snack. Lagunya niscaya bikin Anda tertawa dan bernostalgia dengan jajanan jadul.

Lagu yang berjudul Jaran Goyang ini memang menjadi salah satu lagu yang sedang hits semenjak final tahun hingga awal tahun ini. Jaran Goyang yang dipopulerkan oleh pedangdut Nella Kharisma memang sangat gampang diingat, bahkan jadi salah satu lagu yang disukai seniman sekaligus YouTuber asal Banjarmasin ini.

Baca juga: 10 Iklan Makanan Jadul Ini Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatif dari Dulu

Lagu Jaran Goyang Dibuat Makara Versi 100 Macam Merek Snack, Bikin Ngakak!Foto: Istimewa

Jika mendengar lagunya, Anda akan teringat dengan beberapa jajanan zaman dulu. Mulai dari Tic Tac, Jari-jari, Kenji, Mie Sakura, Permen Cucu, Yupi, Cokelat Kacamata, Nano-nano hingga Tini Wini Biti dan Cokelat Payung.

Baru diunggah beberapa hari yang kemudian di akun YouTube Said Jola, sekarang Jarang Goyang versi kuliner ringan miliknya sudah dilihat oleh 12.000 orang dan juga mendapat 727 like dari di akun YouTube dengan 7.000 subscribers ini.

Berkat kepopuleran lagu yang di cover ini, beberapa akun Instagram lain juga memposting versi pendek lagunya. Misalnya saja akun Instagram @beritangawur yang mengunggah lagu kudapan ini kemarin cukup mendapat banyak views dan comment. Bahkan beberapa netizen pun hingga tak sanggup melupakan lirik lagu yang menciptakan dirinya ingin bernyanyi.

Lagu Jaran Goyang Dibuat Makara Versi 100 Macam Merek Snack, Bikin Ngakak!Foto: Istimewa

@taniasiman yang menyebut (mention) seorang temannya @f.e.b.y_ dengan tulisan, "Bagaimana jawaban abang kopernik melihat adanya keadaan dimana serbuan komoditi ibarat berikut sanggup mempengaruhi pikiran seseorang bahkan hingga tak sanggup hilang nadanya di kepala..helppp."

Bahkan @nathankusumo menulis,"Gw jadiin ringtone phone gw min," tulisnya dalam kolom komentar.

Meskipun di dalamnya terdapat banyak nama merek makanan. Said menuliskan bahwa produk yang ditampilkan dan yang disebutkan, saya tidak dibayar oleh pihak manapun. "Jadilah netizen yang cerdas, ini hanya untuk hiburan dan tidak ada unsur merendahkan atau mengiklankan," tulisnya dalam video covernya.

Baca juga: Hayoo, Siapa Ingat Aneka Cokelat dan Permen Jadul Ini?

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Bingung ketika akan makan yummy di Bangkok. Ada banyak restoran, beberapa di antaranya punya suasana dan masakan enak. Wajib mampir ke sini!

Thailand jadi destinasi wisata masakan dan fashion favorit. Selain jajanan pinggir jalannya, Thailand ternyata punya restoran dan coffee shop yang punya tema unik dan dapat jadi pilihan sempurna untuk hang out bersama teman.

1.The Rome Restaurant

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa

Restoran ini berada di Nong Nong Phlu, Bangkok. Ada dua potongan kawasan di sini, outdoor dan indoor. Di luar, tempatnya lebih ceria dan menyenangkan. Ada rumput juga bantal berbentuk dingklik di atas bak potongan tengah. Serasa makan di kebun. Selain di tengah kolam, ada juga beberapa kawasan makan di pinggir bak dan sepanjang jalan yang memisahkan bak dengan ruangan dalam bangunan ibarat Menara Pisa di Roma, Italia.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Sedangakan untuk di dalam ruangan, temanya lebih elegan, modern, dan mewah. Bangunan berwarna putih ini diisi dengan meja putih dan sofa putih hitam.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Hidangan yang disajikan cukup beragam. Dari hidangan seafood, pasta hingga bermacam-macam hidangan panggang. Menu yang terkenal di sini yakni barbeque skewer. Isinya danging domba, sapi, babi, dan paprika yang ditusuk jadi satu ibarat sate. Selain itu, beef steak dan lobster lada hitamnya juga banyak di sukai pengunjung.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Harga hidangan di The Rome Restaurant mulai dari 80-1000 Baht atau sekitar Rp 33.000 - Rp 400.000.

2. Unicorn Cafe

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa


Pecinta unicorn harus ke sini. Kafe bertema kuda poni bertanduk lucu ini sangat menggemaskan. Pink jadi warna dasar interior kafe ini. Dari mulai wallpaper, sofa, hingga bermacam-macam boneka unicorn.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Kafe ini punya dessert lucu bertema unicorn. Kalau ke sini jangan lupa untuk pesan Rainbow Cake. Walau warna tumpukan cakenya sama dengan rainbow cake pada umumnya, topping cakenya yang dibentuk ibarat warna unicorn ini yang unik.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Makan bersama boneka unicorn yang ada di sana juga sangat menyenangkan. Jika ingin ke sini, catat waktu bukanya. Karena kafe ini buka setiap hari selasa hingga ahad dari jam 12 siang hingga jam 8 malam.

Harganya cukup terjangkau. Mulai dari 100-250 Baht atau sekitar Rp 41.000 - Rp 104.000. Lokasinya di 44/1, Sathon 8, Bangkok.

3. Little Zoo Cafe

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Jangan takut bila ke kafe ini sendirian. Pasalnya banyak hewan yang dapat Anda ajak main di sini. Di sini ada banyak hewan liar yang bersahabat dengan manusia.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Seperti musang, meerkat, burung hantu, rakun, dan singung. Semuanya menggemaskan dan bersahabat dengan pengunjung kafe. Interiornya mudah namun modern. Ada boneka beruang besar yang dapat Anda jadikan spot foto menarik.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Kafe ini punya bermacam-macam sajian western food. Harganya berkisar 100-300 Baht atau sekitar 41-125 ribu rupiah. Lokasi kafe ini ada di Bond St, Pak Kret District, Nonthaburi, Thailand. Little Zoo Cafe buka setiap hari dari jam setengah 11 pagi hingga jam 7 malam.

4. On The River Cafe

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Kafe yang satu ini terbilang unik. Berkonsep ibarat makan di dalam kapal yang sedang berlayar di laut. Tapi ini bukan kapal sungguhan dan bukan di laut. Melainkan di danau.

Ada spot foto yang asik di On The River Cafe. Anda dapat berfoto di jaring yang menggantung di atas danau. Tidak usah takut kebasahan, sebab jaring ini diberi tali yang disangkutkan ke potongan atas kafe.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Menu yang harus Anda coba bila ke sini yakni On The River Iced Tea, The Sunset on the River Smoothie (dengan adonan blueberry chee pie) atau Caramel Macchiato.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Untuk dessert, pesan saja Noah's Ark atau Honey Toast. Harga hidangan di sini berkisar 85-250 Baht atau sekitar Rp 33-104 ribu rupiah. Kafe ini berlokasi di 16/1 Keranawatana T.Bangprok A.Muang dan buka setiap hari.

5. B-story Cafe

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Coffee shop yang satu ini instagramable banget. Pintu dan jendelanya terbuat dari kaca. Tanaman merambat dan banyaknya bunga yang dibiarkan tumbuh di sekitar kafe bikin manis kawasan ini. Saat masuk ke dalam, bunga serta tumbuhan ikut menyapa Anda.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Kafe ini niscaya bikin Anda nyaman ibarat sedang di rumah sendiri. Hidangan yang ditawarkan juga sangat menggungah selera. Ada Korean-style fried chicken wings, grilled salmon, pizza Mexican quesadilla, dan salad buah lengkap dengan udang goreng di atasnya.

Kalau ke Bangkok, Jangan Lupa Mampir ke 10 Restoran Unik Ini! (1)Foto: Istimewa
Lokasinya di 89/35 Phayathai Rd, Thanon Phetchaburi, Bangkok. Coffee shop ini buka setiap hari dari jam 10 pagi hingga dengan jam 11 malam. Harga menunya mulai dari 250-500 Baht atau sekitar Rp 104-209 ribu.

Foto: Arif Syaefudin/detikcomFoto: Arif Syaefudin/detikcom

Futiha.com Rembang - Sate laler bukan hanya ada di Pamekasan, di Rembang juga ada. Bedanya di sana sate dibentuk dari daging kambing yang dipotong ukuran kecil. Enaknya!

Selain sate srepeh yang terbuat dari irisan tipis daging ayam, Rembang juga punya sate laler. Selintas ibarat sate ayam dan kambing biasa, tetapi punya keunikan. Sate laler atau dalam bahasa Indonesia artinya laler artinya lalat.

Kalau malam ingin makan enak, sate ini sanggup jadi pilihan di Kabupaten Rembang. Selain menunya yang unik, lokasi berjualan sate ini yang bikin menarik.

Baca Juga : Nyam-nyam Sate laler yang Bikin Ngiler

Mungil dan Unik, Sate Laler dari Rembang yang Bikin KetagihanFoto: Arif Syaefudin/detikcom

Para penjual sate laler ini sanggup dengan gampang dijumpai di wilayah kota Rembang, tepatnya di sepanjang trotoar Jalan Kartini Rembang. Biasanya, mereka mulai berjualan pada sore hari menjelang petang, dan gres tutup pada dini hari.

"Ya jualannya ibarat ini, di pinggir jalan. Saya jualan disini semenjak tahun 90an. Dari rumah dipikul, terus tinggal gelar tikar, sudah. Nanti gres tutup sekitar jam 2 hingga jam 3 pagi. Tergantung sudah habis atau belum," tutur Suparlan,

salah satu penjual sate laler di Jalan Kartini, Rembang. Sate laler ini merupakan sate kambing. Sebenarnya sate ini sama dengan sate pada umumnya. Menggunakan sambal kecap, juga ada irisan bawang merah, dan tomat yang pelengkapnya.

Uniknya, dalam penyajian nasi dibungkus dengan daun pohon jati sehingga aroma dan kehangatan nasi tetap terjaga. Daerah Rembang dan Blora populer dengan hutan jatinya sehingga gampang mendapat daun jati muda.

"Yang beda mungkin dari ukuran dagingnya, ini lebih kecil dan niscaya ada gajih di belahan tengah satenya. Dengan ukuran yang kecil ini kan sanggup lebih gampang dan nyaman di mulut. Mungkin itu yang bikin namanya jadi sate laler, alasannya ialah kecil-kecil kaya laler," kata Suparlan yang merupakan warga Desa Pranti Kecamatan Sulang, Rembang.

Mungil dan Unik, Sate Laler dari Rembang yang Bikin KetagihanFoto: Arif Syaefudin/detikcom

Meski lokasi berjualannya lesehan dan hanya memanfaatkan ruang trotoar jalan, sate laler ini selalu ramai dikunjungi setiap malamnya. Sebab, daerah berjualannya yang hanya memanfaatkan emperan toko ini, justru dianggap membawa sensasi tersendiri.

"Jarang-jarang sih ada penjual ibarat ini. alasannya ialah kalau kaki lima kan biasanya pakai meja, ini hanya lesehan dan benar-benar di pinggir jalan, kan syahdu. Terlebih rasanya juga enak, bersaing lah," tutur Arif salah satu penikmat sate laler ini.

Sate disajikan di atas piring tanah liat, diberi kecap manis, irisan cabai rawit, bawang merah dan tomat. Rasanya empuk gurih dengan sedikit bagus pedas dari kecap bagus dan irisan cabe. Kalai mau kenyang, makan dengan nasi yang dibungkus daun jati. Mantap!

Harga sate laler ini juga cukup murah. Per 10 tusuk Rp 12.000 dan nasi putih bebrungkus daun pisang Rp 3.000. Jajanan lezat ini sanggup disantap hangat sambil menikmati sejuknya tiupan angin malam dengan lesehan di atas tikar.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget