Sebagai blog pribadi tempat berbagi hal-hal tentang Dunia IT, IoT, Islam, Internet Marketing dan segala bentuk kebaikan untuk ditularkan

Latest Post

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Ke Bangkok, Anda dapat mampir ke 7-Eleven. Tak hanya terkenal dengan harga terjangkau, mini market ini juga jual omelete dengan nasi yang dapat dimasak fresh.

Bukan hanya soal wisata dan masakan tradisionalnya. Mini market di sana ternyata juga mempunyai penemuan gres dengan menjual omelet yang eksklusif dimasak ditempat.

Kalau di Indonesia 7-Eleven memang sudah tutup, akan tetapi di banyak negara di Asia masih ada dan justru melaksanakan penemuan terbaru untuk para penggemarnya. Tidak hanya warga setempat yang sering berkunjung ke 7-Eleven untuk jajan. Para wisatawan juga menyebabkan kawasan ini sebagai kawasan jajan terjangkau dengan jejeran jajanan masakan enak.

Nyam! Di 7-Eleven Bangkok Ini Anda Bisa Sarapan Omelet Hangat-hangatSalah satu karyawan sedang meracik omelet untuk pembeli. Foto: Istimewa

Baca juga:Yuk, Bikin Fluffy Omelette a la Jamie Oliver!

Biasanya mini market ini menyajikan masakan siap saji yang cukup dipanaskan kembali dikala pembeli memesannya. Akan tetapi di Bangkok, gerai ini justru punya sajian yang eksklusif dimasak dan disajikan fresh.

Dikutip dalam World of Buzz, 7-Eleven Bangkok menyajikan omelet dengan nasi yang eksklusif dimasak di hadapan pembeli. Gerai masakan ini semakin terkenal sehabis banyak diunggah ke media sosial, salah satunya yaitu netizen berjulukan Kongwarit Aoo Srikot yang mengunggah bagaimana karyawan menyajikan omelet di 7-Eleven dalam akun Facebooknya.

Nyam! Di 7-Eleven Bangkok Ini Anda Bisa Sarapan Omelet Hangat-hangatOmelet yang diberi topping sosis dan ham dengan paduan nasi hangat. Foto: Istimewa

Kongwrait menyampaikan bahwa lokasi 7-ELeven tersebut ada disekitar Bangkok Metropolitan Administration General Hospital di Kota Tua, Bangkok. Ia menyampaikan bahwa satu porsi omelet dengan nasi dibandrol dengan harga THB 29 atau sekitar Rp 11.500 dan kalau Anda menambahkan topping sosis atau ham harganya ditambah THB 6 atau sekitar Rp 2.300.

Kongwarit juga berkomentar bahwa telurnya sedikit lebih kering dibandingkan di kawasan lain tapi masih enak. Beberapa netizen juga merasa kasihan dengan karyawan yang pekerjaannya bertambah akhir ini. Sejauh ini hanya ada satu cabang di Bangkok yang menyajikan hidangan omelete ini.

Baca juga: Nyamm! Tak Diselimuti Telur Dadar, Omurice di Tokyo Ini Ditutupi Busa Putih

Foto: FoodbeastFoto: Foodbeast

Futiha.com Jakarta - Karena resepnya yang diubah, banyak penggemar Nutella yang kecewa. Ada juga tampilan jajanan Korea Utara yang tak menarik perhatian.

Ada tiga gosip terpopuler dari detikFood kemarin (14/11). Diam-diam pabrik selai cokelat hazelnut ini mengubah resepnya dan menciptakan banyak penggemarnya kecewa. Perubahan ukuran dan resep ini ternyata banyak mengundang protes baik dari netizen ataupun penggemarnya.

Selain itu, ada juga wine dengan harga termahal di dunia. Harganya mencapai miliaran rupiah dan jajaran tampilan makanan jajanan yang ada di Korea Utara tapi tak menarik selera sama sekali.

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Solo punya kerupuk khas berjulukan karak. Dibuat dari nasi, sampai sekarang kerupuk karak tak pernah sepi peminat.

Bagi kebanyakan orang Indonesia tak lengkap makan nasi tanpa kerupuk. Tekstur kerupuk yang renyah dengan rasa gurih menciptakan makanan jadi terasa lebih nikmat.

Main ke Solo, Anda akan mendapati kerupuk khas kota asal Presiden Jokowi ini. Bentuknya persegi dan kerap disajikan bersama jajanan cabuk rambak.

Kriuk Renyah Kerupuk Karak yang Gurih dari SoloFoto: Istimewa

Baca Juga: Nikmatnya Potongan Ketupat Disiram Saus Wijen dalam Cabuk Rambak

Kerupuk tersebut berjulukan karak atau kerupuk nasi atau kerupuk gendar. Bahan utama pembuatan karak memang nasi yang sudah dikukus bersama bumbu menyerupai bawang putih dan garam.

Setelah dikukus, nasi ditumbuk sampai halus. Karak kemudian dibuat atau dicetak sampai tipis. Proses penjemuran diharapkan untuk menciptakan karak kering. Terakhir, karak digoreng sampai garing dengan api kecil-sedang.

Karak kabarnya mulai diciptakan pada masa pendudukan Jepang. Kala itu Mbah Sastro dari desa Bratan yang sekarang dikenal sebagai pusat karak Solo, menyayangkan nasi yang terbuang begitu saja.

Kriuk Renyah Kerupuk Karak yang Gurih dari SoloFoto: Istimewa


Baca Juga: Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini Ya!

Mbah Sastro kemudian memutar otak untuk mengolah sisa nasi tersebut menjadi karak. Kini karak dinikmati sebagai kerupuk oleh banyak warga Solo.

Karak gampang ditemui di hampir setiap rumah makan di Solo. Selain jadi pemanis makan, karak juga yummy dijadikan camilan. Biasanya cukup ditambahkan sambal terasi di atasnya.

Nah, kalau sedang di Solo, pastikan mencicip karak ya. Anda sanggup juga membelinya sebagai oleh-oleh!

Foto: Bayu Ardi IsnantoFoto: Bayu Ardi Isnanto

Futiha.com Jakarta - Pasangan Kahiyang Ayu serta Bobby Nasution memang jadi pembicaraan publik. Beragam masakan disajikan dalam pesta ijab kabul ini dan ragam oleh-oleh yummy dari Solo.

Pesta ijab kabul Kahiyang berlangsung di Gedung Graha Saba Buana kemarin. Ada sekitar 8.000 tamu permintaan yang datang. Beragam masakan yummy juga disuguhkan untuk menyambut para tamu. Hampir semua menunya tradisional, mulai dari sajian utama sampai aneka jajanan.

Makanannya di buat pribadi oleh perjuangan katering milik sang abang adalah Gibran Rakabuming Raka yakni Chilli Pari. Ada juga sajian martabak yang dibentuk pribadi di tempat, sehingga para pengunjung sanggup pribadi mencicip martabak yang masih hangat. Selain itu, beberapa juga ada yang dipesan dari penjual masakan legendaris di Kota Solo. Apa saja ya menunya.

Selain info perihal sajian di pesta ijab kabul Kahiyang Ayu dan Bobby, ternyata oleh-oleh khas Solo juga banyak dilirik oleh pembaca. Jika Anda masih di Solo, ternyata ada banyak sajian oleh-oleh yang sanggup jadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Harganya juga terjangkau.

Berikut ini beberapa info terpopuler dari detikFood kemarin (08/11).

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

Futiha.com Jakarta - Jika Anda sedang berada di Solo, jangan lupa membawa oleh-oleh untuk keluarga di rumah. 7 oleh-oleh ini wajib dibawa alasannya ialah mempunyai rasa yang unik. Apa saja ya?

Solo tidak hanya terkenal dengan wisata dan ragam makanan legendarisnya, tetapi juga keramahan masyarakatnya. Selain Jogja, tentu banyak orang yang menentukan kota ini sebagai tempat wisata yang wajib dikunjungi. Mau yang bagus atau gurih? Semua hidangan oleh-oleh dapat Anda beli sebagai oleh-oleh untuk keluarga tercinta.

Yuk, mampir ke tempat oleh-oleh untuk membeli jajanan khas Solo yang lezat ini.

Baca juga: 7 Jajanan Solo Enak dan Murah Meriah yang Sayang Dilewatkan

1. Intip

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Intip khas Solo merupakan salah satu makanan oleh-oleh yang sudah terkenal di sini. Intip terbuat dari kerak nasi yang menempel pada panci, lalu kerak tersebut di jemur sampai kering dan digoreng dengan minyak panas.

Ada dua versi nasi intip. Salah satunya ada yang polos plus taburan garam dan dengan siraman karamel gula Jawa. Ukuran intip juga beragam, ada yang sedang sampai super besar. Salah satu penjual intip yang terkenal ialah Mbah Boniyem, ia sudah berjualan semenjak tahun 1945. Lokasinya berada di Kios 78 Pasar Gede, Solo. Harga intipnya berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 50.000.

2. Ampyang

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Bagi Anda yang suka manis, dapat mencoba ampyang. Ampyang terbuat dari kacang dan gula merah. Beberapa jenis ampyang juga ada yang ditambahkan dengan jahe sehingga tidak hanya manis, tapi ada juga sensasi rasa hangat.

Dalam proses pembuatannya, kacang tanah yang sudah disangrai dicampurkan dengan gula merah serta air jahe. Setelah teksturnya cukup kental, adonan dibuat menyerupai lempengan dan dibiarkan sampai mengeras. Bentuknya lingkaran datar dengan variasi rasa manis, gurih dan pedas. Harga ampyang beragam, akan tetapi tiap boxnya biasanya dibandrol dengan harga sekitar Rp 4.000 sampai Rp 50.000, tergantung banyak isiannya.

3. Serabi

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Serabi khas Solo ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan dimasak dalam wajan yang dipanggang dengan arang. Selain polos, serabi juga ditambahkan dengan kepingan pisang, nangka, meisjes dan keju. Salah satu yang terkenal di Solo ialah Serabi Notosuman yang berada di Jalan Mohammad Yamin No. 28, Solo yang sudah ada semenjak tahun 1920-an.

4. Abon Mesran Solo

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Selain dapat jadi pendamping nasi, abon sapi ini juga dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama. Ada beberapa jenis abon yaitu abon ayam dan abon sapi dengan rasa pedas dan manis. Abon Mesran ini jadi salah satu oleh-oleh yang terkenal dari Solo yang cocok dinikmati bersama dengan nasi putih hangat. Sebungkus abon dibandrol dengan harga mulai dari Rp 35.000.

5. Rambak petis

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Kriuk gurih, ada rambak petis yang lezat dari Solo. Ini ialah kerupuk kulit sapi yang renyah dan dipadu dengan bumbu petis yang nikmat. Selain dapat ditemukan di tempat sentra oleh-oleh di Solo, Anda juga dapat mampir ke Rambak Petis Wirjodihardjo yang ada di tempat Kalukuatan No. 10, Jagalan, Solo. Penasaran?

6. Serbat jahe

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Muhammad Idris-detikFinance

Jika suka menikmati minuman hangat, sebaiknya beli bandrek jahe ini. Ini merupakan minuman olahan jahe dan rempah-rempah tradisional kota Solo. Ada yang berbentuk bubuk dan ada pula yang bentuk menyerupai mirip tablet ukuran besar. Cukup diseduh dengan air hangat, cocok dinikmati malam hari ketika cuaca dingin.

7. Roti kecik ganep

 Masih di Solo? Jangan Lupa Pulangnya Membawa 7 Oleh-oleh Ini YaFoto: Istimewa

Roti kecil ganep atau roti ganep menjadi salah satu oleh-oleh kesukaan wisatawan. Ini ialah roti kering yang terbuat dari gabungan tepung ketan dengan variasi aneka rasa. Ada roti ganep original sampai keju. Harganya sekitar Rp 11.000 sampai Rp 27.000 per bungkusnya. Jika ingin mencobanya, Anda dapat mampir ke Roti Ganep yang sudah bangun semenjak tahun 1881, yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir 176, Surakarta.

Baca juga: Ini Dia 10 Tempat Makan Legendaris di Solo (1)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget